Trading Bitcoin telah legal di Indonesia. Bagaimana triknya? Turuti beberapa langkah di bawah ini.
Investasi Bitcoin sedang populer beberapa saat akhir-akhir ini. Harga bertambah benar-benar tajam dalam sekejap.
Namun, ada banyak pertanyaan ada masalah apa bermain Bitcoin itu legal atau mungkin tidak di Indonesia.
Banyak yang cemas jika Bitcoin ilegal. Cukup banyak yang takut terjerat jika Bitcoin terhitung investasi bodong.
Untuk menjawab kekuatiran itu, saya lakukan pengujian dan membaca beragam ketetapan masalah jual-beli Bitcoin di Indonesia.
Detil ketentuannya, kelak saya ulas pada bagian tertentu. Tetapi secara singkat, jual-beli Bitcoin legal di Indonesia, bukan terhitung perdagangan yang dilarang oleh Undang - Undang.
Kementerian Perdagangan dan Bappebti telah keluarkan Ketentuan yang membolehkan dan atur perdagangan Bitcoin dan Asset Kripto yang lain di Indonesia.
Jika demikian, bagaimanakah cara trading Bitcoin ?
Bagaimana Trading Bitcoin
Berikut ini ialah beberapa langkah yang penting investor kerjakan untuk dapat lakukan trading Bitcoin secara aman, legal di Indonesia.
Tentukan Exchange Bitcoin
Untuk memulai trading Bitcoin, investor wajib melakukannya melalui marketplace exchange kripto yang telah tercatat di Bappebti. Sekarang ini Bappebti memberi ijin ke-13 perusahaan asset kripto di Indonesia.
Ambil Aplikasi di PlayStore
Aplikasi marketplace Bitcoin harus di ambil (gratis) dari Google Playstore dan Apple Store.
Membuka Account
Isi profile dan melengkapi data untuk membikin account di aplikasi marketplace.
KYC Data
Salah satunya ketetapan Bappebti ialah 'Know Your Customer', di mana nasabah harus sampaikan document identitas dan photo selfie. Data ini akan di klarifikasi oleh faksi exchange untuk pastikan keasliannya.
Keamanan Aplikasi
Jaga keamanan aplikasi Bitcoin penting karena banyak kasus hacked, bersamaan semakin tingginya harga Bitcoin. Aplikasi sediakan beragam feature keamanan, yakni otentikasi 2-factor, biometric, pastikan peranan kirim Bitcoin, sidik jemari, PIN.
Deposit Rupiah
Untuk dapat membeli Bitcoin, investor harus pertama - tama menyerahkan uang ke aplikasi. Disiapkan rekening rupiah bank di Indonesia.
Membeli, Jual, Transfer Bitcoin
Aplikasi exchang memungkinkannya investor beli, jual dan mengirim Bitcoin. Tepat seperti uang, tapi ini ialah mata uang digital.
Membeli Bitcoin
Memakai depositi Rupiah yang telah ada, investor langsung bisa lakukan pembelian Bitcoin di exchange marketplace. Harga akan di matched dengan order book (jual - membeli Bitcoin) yang ada di exchange itu. Penting diingat ada fee untuk trading.
Wallet Bitcoin
Aplikasi sediakan area untuk menyimpan Bitcoin, dikatakannya 'Wallet'. Karena trading dilaksanakan melalui aplikasi karena itu wallet diatur oleh marketplace. Investor menitip Bitcoin di wallet yang diatur oleh marketplace ini.
Asset Kripto Yang lain
Bitcoin hany salah satunya asset kripto. Asset kripto disiapkan untuk trading di aplikasi marketplace.
Order Book Bitcoin
Aplikasi sediakan info Order-Book yang berisi jumlah order di harga membeli dan jumlah order pada nilai jual. Order-Book ini penting untuk trading sebab bisa memperlihatkan kedalaman harga.
Chart Teknikal Analysis
Analisis Bitcoin ialah teknikal yang berpatok pada chart. Aplikasi sediakan beragam info teknikal yang bermanfaat untuk lakukan trading.
Peraturan Bitcoin di Indonesia
Kejelasan hukum masalah dibolehkannya jual-beli asset kripto dengan dikeluarkannya ketentuan yang atur masalah ini oleh Menteri Perdagangan dan Bappebti. Peraturan cryptocurrency di Indonesia ada di bawah pemantauan Tubuh Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).
Ketentuan jual-beli bitcoin dan asset kripto dibolehkan sebagai komoditas tercantum pada
Ketentuan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 mengenai Peraturan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Asset Kripto dan
Ketentuan Tubuh Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 5 Tahun 2019 mengenai Ketetapan Tehnis Penyelenggaraan Pasar Fisik Asset Kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka. Ketentuan ini diberi tanda tangan pada 8 Februari 2019.
Sesuai ketentuan Bappebti itu, jual-beli Bitcoin dan mata uang digital yang lain legal di Indonesia. Orang bisa lakukan jual-beli lewat pedagang asset kripto.
Bitcoin dan asset kripto yang lain dipantau dengan ketat oleh Bank Indonesia dan OJK, yang larang Bitcoin dan mata uang digital yang lain sebagai wujud pembayaran karena bukan datang dari industri keuangan.
Sisi penting dalam Ketentuan Bappebti ialah masalah exchange, tempat di mana investor sekarang ini lakukan jual, membeli, taruh (rupiah atau koin) dan transfer asset kripto. Keamanan dan peraturan exchange jadi hal yang penting buat investor.
Ketentuan Bappebti memutuskan jika:
Pertama, Pedagang Fisik Asset Kripto ialah faksi yang sudah mendapat kesepakatan dari Kepala Bappebti untuk lakukan transaksi bisnis Asset Kripto baik atas nama diri kita, dan/atau memberikan fasilitas transaksi bisnis Konsumen setia Asset Kripto.
Pedagang Fisik Asset Kripto ialah exchange yang sekarang ini dipakai investor untuk lakukan jual-beli asset kripto.
Ke-2 , exchange harus ajukan registrasi ke Bappebti sebagai "Calon Pedagang Fisik Asset Kripto", dengan penuhi ketetapan:
menyerahkan modal awalnya sejumlah Rp 100 miliar
menjaga saldo modal akhir sejumlah Rp 80 miliar.
memberi document yang dibutuhkan,
memberi akses mekanisme ke BAPPEBTI (read only), dan
sampaikan laporan periodik atas penerapan perdagangan asset kripto.
Bappebti telah keluarkan pertanda tercatat ke 13 perusahan sebagai "Calon Pedagang Fisik Asset Kripto". Seharusnya transaksi bisnis asset kripto di Indonesia dilaksanakan cuman di 13 perusahaan yang telah teregulasi ini.
Ke-3 , Bappebti memberi waktu maksimal satu tahun semenjak pertanda daftar dikasih ke tiap perusahaan "Calon Pedagang Fisik Asset Kripto" menjadi "Pedagang Fisik Asset Kripto", dengan penuhi beberapa syarat.
Salah satunya syarat jadi " Pedagang Fisik Asset Kripto" ialah modal harus bertambah jadi Rp 1 Triliun dari mulanya Rp 100 Miliar. Terjadi kenaikan 10x lipat dalam soal modal.
Ke-4, bila dalam kurun waktu satu tahun, "Calon Pedagang Fisik Asset Kripto" tidak berhasil penuhi ketetapan dari Bappebti, karena itu perusahaan yang tidak berhasil itu harus disetop dan asetnya diarahkan ke perusahaan lain.
Berikut cuplikan dari Ketentuan Bappebti "Calon Pedagang Fisik Asset Kripto yang diurungkan registrasinya harus:
mengubah Konsumen setia Asset Kripto, dana, dan Asset Kripto punya Konsumen setia Asset Kripto ke calon Pedagang Fisik Asset Kripto yang sudah mendapat pertanda daftar atau Pedagang Fisik Asset Kripto yang sudah mendapat persetujuan; atau
kembalikan dana dan/atau memberikan Asset Kripto punya Konsumen setia Asset Kripto yang diurusnya, dan dilarang terima Konsumen setia Asset Kripto yangbaru."
Dari ketentuan Bappebti ini, investor dapat menyaksikan jika sekarang ini semua pedagang asset kripto yang telah tercatat masih dengan status ‘Calon Pedagang'. Harus disaksikan satu tahun kembali, apa perusahaan - perusahaan ini lolos jadi ‘Pedagang Asset Kripto'.
Panduan Trading
Bitcoin ialah investasi yang memikat. Cuman, sama untuk tiap investasi, investor perlu berhati - hati.
Beberapa anjuran masalah lakukan investasi di Bitcoin.
A. Penganekaragaman Portfolio
Penganekaragaman portofolio ialah cara yang perlu dilaksanakan. Ini telah jadi dasar jika tidak boleh menyimpan semua uang di satu instrument, apa lagi yang risikonya tinggi sekali.
Bitcoin bagus sekali sebagai instrument investasi. Return-nya tinggi, benar-benar likuid, gampang diperjualbelikan dan benar-benar terkenal.
Tetapi, risikonya juga tinggi. Fluktuasi harga Bitcoin dapat benar-benar ekstrim.
Wujud kehati - hatian kita dengan tidak menyimpan semua uang di Bitcoin. Simpan sebesar yang kita mampu untuk kehilangan.
Istilahnya, simpan ‘uang dingin' di Bitcoin. Siap untuk kehilangan uang ini.
B. Penganekaragaman Exchange
Jual-beli asset kripto tidak satu exchange, tapi di sejumlah untuk pastikan bila yang satu ada permasalahan, masih tetap ada exchange lainnya.
Apa lagi, saat Bitcoin yang dipunyai diletakkan di wallet punya Exchange. Kita harus benar - benar percaya akan mekanisme keamanan wallet punya exchange itu.
Jumlahnya kasus exchange yang kecolongan mengingati kita jika walau telah banyak perlakuan untuk jaga keamanan exchange dari gempuran hacker, tapi tetap terjadi kasus - kasus pembobolan. Daftar exchange yang kecolongan tidak habis, dari 2011 sampai saat ini 2020, ada-ada saja peristiwanya.
Salah satunya langkah menanganinya ialah menyimpan investasi Bitcoin di sejumlah exchange. Tidak terpatok di satu exchange semata-mata.
Salah satunya langkah pilih exchange ialah menyaksikan rangking bursa itu dari web coinmarketcap. Makin tinggi rangkingnya maknanya makin aktif juga exchange itu dan peluang cashflow mereka bagus, hingga bila terjadi permasalahan punyai capital yang cukup buat menangani permasalahan seperti peretasan/hacking.=
C. Ketahui
Dalami baik - baik cryptocurrency, terutamanya masalah langkah kerja dan risiko yang kemungkinan muncul. Dengan pahaminya secara baik, kita dapat menghitung apa instrument ini sesuai selera resiko yang kita punyai atau mungkin tidak.
Satu diantaranya, yang perlu ialah masalah keamanan wallet. Tempat di mana pemilik simpan bitcoin.
Apa tipe wallet yang bagus dengan keperluan kita. Itu perlu didalami dan ditetapkan tipe wallet mana yang hendak dipakai.
D. Tercatat Sah
Pakai exchange yang telah mempunyai pertanda tercatat dari Bappebti. Mereka yang tercatat ini terang perusahaannya, punyai modal yang cukup dan telah disaring ketat.
Benar ada beberapa exchange Bitcoin paling besar di dunia yang tidak tercatat di Bappebti. Bisa jadi exchange luar negeri ini diputuskan, tapi harus ditegaskan jika mereka punyai ijin regulator yang terang.
E. Taruh Bitcoin Baik - Baik
Pemilik akan simpan bitcoin di wallet, baik yang di exchange atau di wallet punya sendiri. Dalam wallet itu akan diletakkan privat - key untuk meng-unlock Bitcoin, yang tanpa itu Bitcoin useless.
Masalah ada saat orang lupa sandi untuk masuk ke wallet. Ini umumnya terjadi saat orang simpan wallet sendiri (tidak di exchange), yang banyak dilaksanakan saat nilai bitcoin telah besar, di mana orang ingin simpan sendiri karena dipandang semakin aman.
Orang simpan bitcoin di USB yang tidak tersambung ke koneksi internet, supaya tidak dapat di hack. Tapi, ini akan sia-sia, bila sandi USB, lupa.
Yakinkan simpan sandi atau akses dengan sebagus-baiknya. Tidak cuma agar tidak di hack seseorang, tapi agar tak lupa kombinasinya.
Banyak peristiwa, privat - key tidak lenyap, aman sekali, tapi pemiliknya lupa kombinasinya. Sama dengan punyai peti uang untuk simpan benda bernilai, yang gabungan kunci peti uang lupa, hingga tidak dapat dibuka.